Resiko Menjadi AVSEC Bandara Diantaranya Yaitu

Resiko Menjadi AVSEC Bandara

Resiko Menjadi AVSEC Bandara

RESIKO MENJADI AVSEC BANDARA

Resiko Menjadi AVSEC Bandara menjadi salah satu pertimbangan utama bagi orang – orang yang ingin berkarir di dunia penerbangan, khususnya di bidang keamanan dan keselamatan penerbangan.

Personil AVSEC atau aviation security sebenarnya hampir sama dengan lapangan kerja pada umumnya yaitu memiliki kelebihan dan juga resiko yang harus ditanggung masing-masing.

Menjadi AVSEC tidaklah semudah yang dibayangkan karena pekerjaan ini tergolong memiliki beberapa resiko. Namun sebelum membahas lebih lanjut tentang resiko menjadi AVSEC, ada beberapa hal yang perlu diketahui lebih dulu mengenai pekerjaan ini

Tujuan Adanya AVSEC Bandara

Pekerjaan AVSEC memiliki tujuan utama untuk menjaga keselamatan para penumpang, awak pesawat, petugas penerbangan, dan khalayak umum terhadap tindakan yang melawan hukum dengan berupaya mencegah terangkutnya barang atau bahan yang dapat berbahaya bagi penerbangan. Tugas tugas yang dilakukan oleh AVSEC di antaranya adalah:

  • Melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang dibawa oleh penumpang
  • Memeriksa penumpang
  • Memeriksa awak pesawat
  • Memeriksa bagasi pesawat
  • Mengawasi pos, kargo, dll
  • Melakukan pengawasan access control ke sisi udara

Fungsi AVSEC Bandara

  • Memberikan perlindungan perusahaan angkutan udara dari berbagai tindakan yang melanggar hukum
  • Memenuhi standar dan rekomendasi Internasional

Sesuai dengan Undang Undang Nomor 1 Tahun 2009 Keskampen atau Keselamatan dan Kemanan Penerbangan, dijelaskan bahwa hanya RI 1 dan RI 2 yang tidak diperiksa oleh AVSEC tetapi barang – barang yang dibawa masih tetap diperiksa.


Wilayah Yang Diperiksa Oleh AVSEC Bandara

Wilayah bandara yang diawasi oleh AVSEC dibagi menjadi 3 area yaitu:

  • PA
    PA atau Public Area adalah area bebas tetapi masih diawasi oleh AVSEC. Wilayah tersebut meliputi area parkir, ATM, restoran, mushola, ruang informasi, toilet, dan ticketing
  • Restricted Public Area
    Restricted Public Area adalah area terbatas. Orang yang boleh masuk ke area ini adalah mereka yang memiliki tiket sesuai dengan KTP, tanggal, dan jam keberangkatan di hari tersebut; orang yang memiliki pas bandara sesuai wilayahnya, orang yang memiliki ID kru, visitor, dan orang yang memiliki tanda inspector penerbangan
  • SCP 1 atau Security Check Point 1
    Di area ini, para pengunjung biasanya akan diperiksa dengan sinar X-ray pendeteksi barang penumpang, Hand Hall Metal Detector (HHMD), Wokstro Metal Detector (WTMD).

Resiko Menjadi AVSEC Bandara

Dengan cakupan wilayah yang banyak atau di seluruh wilayah bandara, resiko petugas AVSEC bandara tentu semakin besar. Beberapa resiko tersebut di antaranya adalah:

  • Terluka
    Dalam berbagai pekerjaan, resiko terluka sangatlah mungkin terjadi, termasuk sebagai AVSEC bandara. Resiko tersebut dapat terjadi misalnya saat ada penyusup yang masuk dan membawa senjata tajam
  • Berinteraksi Dengan Barang Berbahaya
    Hal ini mungkin terjadi karena ada banyak kategori barang berbahaya yang harus dideteksi termasuk kemungkinan adanya bahan peledak dan bahan berbahaya lainnya
  • Dimarahi Oleh Penumpang
    Berinteraksi langsung dengan penumpang di bandara juga menjadi resiko tersendiri bagi para petugas AVSEC bandara. Ada beberapa orang yang merasa kurang nyama dengan keberadaan AVSEC bandara karena dianggap merepotkan dan mengganggu. Jadi penumpang yang merasa terganggu biasanya akan memarahi petugas AVSEC saat membongkar barang bawaan mereka.

Secara umum, resiko menjadi AVSEC bandara tidak terlalu sulit dan masih dapat diatasi. Apalagi petugas AVSEC juga sudah mendapatkan pendidikan dan pelatihan sebelumnya yang memadai. Jadi tidak heran jika animo masyarakat untuk menjadi AVSEC bandara cukup tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *