Berikut Ini Suka Duka Kehidupan Seorang AVSEC Bandara

Kehidupan Seorang AVSEC Bandara

Kehidupan Seorang AVSEC Bandara

KEHIDUPAN SEORANG AVSEC BANDARA

Suka Duka Kehidupan Seorang AVSEC Bandara sangatlah unik. Pekerjaan yang satu ini tidak hanya memberikan kebanggan dan kesenangan semata, namun banyak juga duka yang harus dihadapi selama menjalankan tugasnya.

Namun, sebelum membahas lebih jauh tentang suka duka yang seorang AVSEC bandara, apa sebenarnya AVSEC itu? Berikut uraiannya.

Apa Itu AVSEC Bandara?

Jika Anda akan naik pesawat terbang, begitu melalui pintu masuk bandara, Anda tentu diminta oleh petugas untuk meletakkan semua barang bawaan termasuk benda-benda terbuat dari metal yang ada di tubuh pada sebuah tempat.

Kemudian, mereka juga mengarahkan Anda untuk melewati sebuah pintu khusus yang sudah diberi alat untuk mendeteksi adanya benda metal yang masih melekat di badan Anda. Mereka yang membantu Anda inilah yang dinamakan AVSEC (Aviation Security).

Mereka merupakan petugas keamanan bandara yang ditugaskan untuk menyeleksi penumpang pesawat dan memastikan semua barang bawaan penumpang aman untuk dibawa di dalam pesawat.

Tanggung Jawab AVSEC Bandara

Dalam menjalankan tugasnya, seorang AVSEC harus berpedoman pada regulasi internasional, bukan nasional seperti pada umumnya petugas keamanan fasilitas umum lainnya. Sebab, bagaimana pun juga, yang mereka hadapi bukan hanya penumpang nasional, namun juga internasional yang pastinya mempunyai sifat dan karakter yang berbeda.

Di atas pundak merekalah keamanan bandara, sekaligus keselamatan seluruh penumpang pesawat selama perjalanan dipertaruhkan. Maka dari itu, untuk bisa menjadi seorang AVSEC, tidaklah gampang.

Selain tegas dalam menjalankan tugasnya, mereka juga dituntut untuk bisa berperilaku santun terhadap semua penumpang pesawat, apa pun karakter penumpang tersebut.

Oleh karena itu, sebuah pelatihan khusus harus dilaluinya terlebih dahulu hingga akhirnya mendapatkan sertifikat atau lisensi. Surat Tanda Kecakapan Personel (STKP) juga harus dimilikinya agar bisa ditempatkan di area khusus.

Suka Duka Menjadi AVSEC Bandara

Jika ditanya tentang suka duka menjadi seorang AVSEC, tidak akan selesai untuk diceritakan. Namun yang jelas, dengan menjadi seorang AVSEC, seseorang bisa bebas berjalan ke seluruh area bandara tanpa ada batasan. Mengenal banyak orang hingga memahami setiap karakter penumpang juga menjadi kelebihan tersendiri dengan menjadi AVSEC.

Hanya saja, pada saat liburan, AVSEC dilarang keras untuk mengambil libur. Sebab, di hari libur, justru pelayanan di bandara dibuat lebih ekstra. Bukan hanya AVSEC, seluruh petugas bandara lain juga tidak diperbolehkan mengambil liburan di hari-hari ini. Memang cukup nyesek sih di saat banyak orang menikmati liburan, mereka harus tetap siaga menjalankan tugas.

Belum lagi jika harus berhadapan dengan penumpang yang sedikit lebih “kreatif”. Anda tentu pernah mendengar kasus beberapa waktu silam, di mana seorang penumpang pesawat marah-marah, bahkan berbuat kasar kepada seorang AVSEC yang memeriksanya, bukan? Itu hanya salah satu kasus yang memang harus siap mereka hadapi.

Seperti telah disebutkan sebelumnya, penumpang pesawat mempunyai karakter yang berbeda. Saat menghadapi penumpang yang taat terhadap semua tata tertib, tentu tidak akan menjadi masalah.

Namun, saat berhadapan dengan penumpang yang kurang menaati peraturan, sok-sokan, rewel, hingga belagu, inilah yang sering membuat repot. Tidak hanya perlakuan tidak baik, bahkan bisa jadi masuk jalur hukum.

Namun begitu, konflik yang terjadi bisa mereka jadikan pengalaman sekaligus pembelajaran ke depan agar bisa mencari cara lebih tepat lagi saat menghadapi pemakai layanan bandar udara yang kurang baik. Yang terpenting bagi para AVSEC adalah menjalankan tugas dengan terus berpedoman pada SOP yang ada.

Sehingga, meskipun harus menempuh jalur hukum, mereka tidak akan dipersalahkan. Itulah liku-liku kehidupan seorang AVSEC bandara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.