Cara Lolos Tes Buta Warna AVSEC Bandara

Cara Lolos Tes Buta Warna AVSEC Bandara

Cara Lolos Tes Buta Warna AVSEC Bandara

CARA LOLOS TES BUTA WARNA AVSEC BANDARA

Cara Lolos Tes Buta Warna AVSEC Bandara, Sejumlah calon peserta didik mencari cara lolos tes buta warna AVSEC bandara, sebab mereka cemas tidak diterima di sekolah penerbangan.

Jika Anda belum tahu, tes buta warna merupakan salah satu tes yang wajib diselenggarakan maskapai maupun instansi penerbangan lainnya. Tujuan diadakannya tes ini adalah untuk mematikan kelayakan calon pelamar kerja. Hal ini pun berlaku saat Anda hendak melamar menjadi AVSEC atau petugas keamanan bandara.

Mengapa  AVSEC Dilarang Punya Riwayat Buta Warna?

Aviation security mempunyai tugas dan tanggung jawab berat berkaitan dengan keselamatan dan keamanan banyak orang. Dari kru pesawat, penumpang, maupun pengguna bandara lainnya. Jika nanti ada situasi darurat di area bandara, petugas AVSEC harus menekan tombol merah yang merupakan alarm bahaya.

Akan tetapi, kesalahan fatal akan terjadi kalau petugas keamanan tersebut buta warna. Dia akan kesulitan menemukan tombol yang tepat dan membuat situasi semakin parah.

Kasus serupa pun akan dialami AVSEC yang bekerja di monitor yang terkoneksi dengan sinar X (X-ray). Pasalnya, perangkat tersebut dilengkapi simbol-simbol berwarna yang akan memperlihatkan jenis barang yang dibawa penumpang. Bayangkan betapa sukarnya petugas AVSEC dengan buta warna saat menjalankan tugas tersebut.

Maka wajar saja bila Anda mendapati tes buta warna yang dalam beberapa pelatihan agar dapat melamar kerja di bandar udara maupun maskapai penerbangan.

Bagaimana Prosedur Tes Buta Warna Dilaksanakan?

Untuk mengetahui apa Anda mengidap buta warna atau tidak sebenarnya dapat dilakukan tanpa harus datang ke dokter mata atau menjalankan rontgen mata. Tes buta warna dapat dilaksanakan di mana dan kapan saja, bahkan untuk membantu cara lolos tes buta warna AVSEC bandara.

Dalam praktiknya, Anda akan disodorkan gambar-gambar berupa huruf atau angka membingungkan. Bentuk angka atau huruf yang tertera dalam lembar tes dibentuk dari kombinasi titik-titik kecil serta warna berbeda. Jika Anda bisa melihat huruf atau angka tadi secara jelas, maka tingkat deteksi warna Anda cukup bagus.

Tes Buta Warna Yang Diterapkan PSPP Penerbangan

Salah satu syarat yang wajib Anda miliki untuk menjadi AVSEC adalah mengantungi STKP atau lisensi. Dengan kata lain, Anda mau tak mau harus menempuh pendidikan di sekolah penerbangan agar surat resmi tersebut diterbitkan. Sekolah yang Anda pilih pun wajib mempunyai izin resmi dari pihak Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

Dalam hal ini, PSPP yang memiliki empat cabang di seluruh Indonesia telah memenuhi kriteria tersebut. PSPP menyediakan program pendidikan AVSEC yang dapat ditempuh selama kurang lebih 4-6 bulan (termasuk praktik kerja lapangan).

Para peserta didik pun dijamin akan mendapatkan lisensi resmi atau STKP dari lembaga ini. Dalam proses pendaftarannya, PSPP juga memberlakukan serangkaian tes, tak terkecuali tes buta warna. Lembaga pendidikan ini, bagaimanapun, ingin mendapatkan peserta didik yang dapat bekerja secara maksimal di dunia penerbangan.

Anda akan diminta untuk mengikuti tes buta warna sesuai prosedur bila melakukan pendaftaran secara langsung atau manual. Sementara bagi Anda yang mendaftar secara online wajib mengirimkan hasil tes buta warna dari dokter maupun rumah sakit bersama formulir pendaftaran.

Sesungguhnya, akan lebih baik kalau Anda melakukannya secara langsung supaya dapat mendiskusikan kemungkinan belajar di PSPP Penerbangan walau mempunyai keterbatasan dalam mendeteksi warna. Semoga informasi cara lolos tes buta warna AVSEC bandara ini membantu!

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *